Dalam sistem komunikasi radio dan RF, kabel coaxial merupakan salah satu komponen penting yang digunakan untuk menghubungkan perangkat dengan sistem antena. Pemilihan kabel yang sesuai perlu mempertimbangkan impedansi, rentang frekuensi, attenuation, konstruksi kabel, serta kondisi lingkungan pemasangan.
Kabel Coaxial CNT-400 Andrew merupakan kabel coaxial 50 Ohm dari lini produk CNT® yang dirancang untuk kebutuhan aplikasi RF. Berdasarkan spesifikasi resmi ANDREW, CNT-400 memiliki operating frequency band 30–6000 MHz, maximum frequency 16.2 GHz, shielding effectiveness 90 dB, dan peak power 16 kW.
Apa Itu Kabel Coaxial CNT-400 Andrew?
CNT-400 adalah braided coaxial cable dengan impedansi karakteristik 50 Ohm. Kabel ini memiliki ukuran nominal 0.400 inch dengan diameter luar sekitar 10.29 mm.
Konstruksi CNT-400 menggunakan copper-clad aluminum wire sebagai inner conductor, foam PE sebagai dielectric, aluminum sebagai shield tape, dan tinned copper sebagai material braid. Bagian luar kabel menggunakan non-halogenated PE jacket dengan warna hitam.
Dengan konstruksi tersebut, CNT-400 ditujukan untuk berbagai kebutuhan transmisi sinyal RF yang membutuhkan kabel coaxial 50 Ohm.
Spesifikasi Kabel CNT-400 Andrew
Berikut beberapa spesifikasi utama Andrew CNT-400 berdasarkan data resmi produk:
| Spesifikasi | CNT-400 |
|---|---|
| Product Type | Braided Coaxial Cable |
| Product Brand | CNT® |
| Product Series | CNT-400 |
| Cable Type | CNT-400 |
| Impedance | 50 Ohm |
| Nominal Size | 0.400 inch |
| Diameter Over Jacket | 10.29 mm |
| Inner Conductor | Copper-clad aluminum wire |
| Braid Material | Tinned copper |
| Braid Coverage | 90% |
| Dielectric Material | Foam PE |
| Shield Tape Material | Aluminum |
| Jacket Material | Non-halogenated PE |
| Jacket Color | Black |
| Operating Frequency Band | 30–6000 MHz |
| Maximum Frequency | 16.2 GHz |
| Shielding Effectiveness | 90 dB |
| Peak Power | 16 kW |
| Velocity | 85% |
| Minimum Bend Radius | 25.4 mm |
| Operating Temperature | -40°C hingga +85°C |
Spesifikasi tersebut mengacu pada informasi produk CNT-400 yang dipublikasikan oleh ANDREW.
Konstruksi Kabel CNT-400
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari kabel coaxial adalah konstruksinya. CNT-400 menggunakan beberapa lapisan yang dirancang untuk mendukung transmisi sinyal RF sekaligus memberikan perlindungan pada bagian dalam kabel.
Inner Conductor
Bagian konduktor dalam CNT-400 menggunakan copper-clad aluminum wire dengan diameter luar konduktor 2.74 mm.
Dielectric
CNT-400 menggunakan Foam PE (Polyethylene) sebagai material dielectric. Diameter kabel pada bagian dielectric tercatat sebesar 7.24 mm.
Shielding
Bagian shielding menggunakan aluminum shield tape dan tinned copper braid. ANDREW mencantumkan braid coverage sebesar 90% dan shielding effectiveness sebesar 90 dB.
Outer Jacket
Bagian terluar kabel menggunakan non-halogenated PE jacket dengan warna hitam. Diameter luar kabel sekitar 10.29 mm.
Performa Kelistrikan CNT-400
CNT-400 memiliki impedansi karakteristik 50 Ohm, yang merupakan salah satu parameter penting dalam sistem RF.
ANDREW mencantumkan operating frequency band CNT-400 pada rentang 30–6000 MHz, dengan maximum frequency hingga 16.2 GHz. Kabel ini juga memiliki velocity sebesar 85% dan peak power sebesar 16 kW.
Attenuation Kabel CNT-400
Nilai attenuation atau redaman kabel berbeda berdasarkan frekuensi yang digunakan. Berdasarkan data ANDREW, beberapa nilai attenuation CNT-400 adalah:
| Frekuensi | Attenuation |
|---|---|
| 30 MHz | 2.490 dB/100 m |
| 450 MHz | 8.860 dB/100 m |
| 900 MHz | 12.800 dB/100 m |
| 1800 MHz | 18.400 dB/100 m |
| 2400 MHz | 21.650 dB/100 m |
| 2500 MHz | 22.000 dB/100 m |
| 3000 MHz | 24.600 dB/100 m |
| 4000 MHz | 28.870 dB/100 m |
| 5000 MHz | 32.810 dB/100 m |
| 6000 MHz | 36.420 dB/100 m |
Data tersebut menunjukkan bahwa nilai attenuation perlu dilihat berdasarkan frekuensi dan panjang kabel yang digunakan dalam instalasi.
Aplikasi Kabel Coaxial CNT-400
Dengan karakteristik 50 Ohm dan operating frequency band 30–6000 MHz, CNT-400 dapat digunakan pada berbagai sistem yang membutuhkan koneksi RF.
Beberapa kebutuhan yang dapat menggunakan kabel coaxial jenis ini antara lain:
- Sistem komunikasi RF
- Sistem antena
- Radio komunikasi
- Wireless communication
- Perangkat transmitter dan receiver
- Infrastruktur telekomunikasi
- Sistem komunikasi pada frekuensi radio
- Instalasi RF indoor maupun outdoor sesuai kebutuhan dan kondisi pemasangan
Pemilihan kabel tetap perlu disesuaikan dengan spesifikasi perangkat, frekuensi operasi, panjang jalur kabel, kebutuhan attenuation, konektor, serta kondisi instalasi.
CNT-400 untuk Sistem Antena dan RF
Pada sistem antena, kabel coaxial digunakan sebagai jalur penghubung antara perangkat radio atau RF dengan antena. Karena itu, parameter seperti impedansi, attenuation, frekuensi, dan shielding perlu diperhatikan ketika menentukan kabel.
CNT-400 memiliki impedansi 50 Ohm dan operating frequency band 30–6000 MHz. Untuk perencanaan instalasi, data attenuation pada frekuensi yang digunakan juga perlu diperhitungkan agar spesifikasi kabel sesuai dengan kebutuhan sistem.
Ketahanan dan Kondisi Operasional
CNT-400 memiliki minimum bend radius untuk single bend sebesar 25.4 mm. ANDREW mencantumkan installation temperature dan operating temperature pada rentang -40°C hingga +85°C, sedangkan storage temperature tercatat -70°C hingga +85°C.
Informasi tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika melakukan perencanaan dan instalasi kabel di lapangan.
Mengapa Memilih CNT-400 Andrew?
Beberapa karakteristik teknis CNT-400 yang dapat menjadi pertimbangan untuk kebutuhan sistem RF antara lain:
50 Ohm Impedance
Sesuai untuk sistem yang menggunakan karakteristik impedansi 50 Ohm.
Operating Frequency 30–6000 MHz
Memiliki rentang operating frequency band hingga 6000 MHz berdasarkan spesifikasi resmi ANDREW.
Shielding Effectiveness 90 dB
ANDREW mencantumkan shielding effectiveness sebesar 90 dB.
Braid Coverage 90%
Konstruksi braid memiliki coverage sebesar 90%.
Peak Power 16 kW
Spesifikasi produk mencantumkan peak power hingga 16 kW.
Non-halogenated PE Jacket
Bagian luar kabel menggunakan material non-halogenated PE.
Seluruh karakteristik tersebut perlu dipertimbangkan bersama kebutuhan sistem dan kondisi instalasi sebelum menentukan jenis kabel yang digunakan.
Tersedia Kabel Coaxial CNT-400 Andrew di Suryajaya Teknotama
PT Suryajaya Teknotama menyediakan berbagai kebutuhan kabel dan komponen untuk sistem telekomunikasi, RF, dan kelistrikan.
Untuk kebutuhan Kabel Coaxial CNT-400 Andrew, Anda dapat menghubungi tim Suryajaya Teknotama untuk mendapatkan informasi mengenai produk, ketersediaan, spesifikasi, konektor, dan kebutuhan proyek.
CNT-400 dapat menjadi salah satu pilihan untuk kebutuhan kabel coaxial 50 Ohm pada sistem RF dan komunikasi yang sesuai dengan spesifikasi teknis produk.
Hubungi Suryajaya Teknotama untuk kebutuhan Kabel Coaxial CNT-400 Andrew dan produk telekomunikasi lainnya.
FAQ Kabel Coaxial CNT-400 Andrew
Apa itu Kabel CNT-400 Andrew?
CNT-400 adalah braided coaxial cable dari lini produk CNT® dengan impedansi 50 Ohm. Produk ini memiliki operating frequency band 30–6000 MHz dan maximum frequency 16.2 GHz.
Berapa impedansi Kabel CNT-400?
CNT-400 memiliki impedansi karakteristik 50 Ohm.
Berapa diameter Kabel CNT-400?
Diameter luar CNT-400 sekitar 10.29 mm atau 0.405 inch.
Berapa frekuensi kerja CNT-400?
ANDREW mencantumkan operating frequency band 30–6000 MHz, dengan maximum frequency 16.2 GHz.
Apa material konduktor CNT-400?
Inner conductor CNT-400 menggunakan copper-clad aluminum wire, sedangkan braid menggunakan tinned copper.
Apakah CNT-400 dapat digunakan untuk sistem antena?
CNT-400 merupakan kabel coaxial 50 Ohm untuk aplikasi RF. Penggunaannya pada sistem antena perlu disesuaikan dengan spesifikasi frekuensi, attenuation, konektor, panjang kabel, dan kebutuhan sistem.
Di mana mendapatkan Kabel CNT-400 Andrew?
Untuk informasi produk dan kebutuhan Kabel Coaxial CNT-400 Andrew, Anda dapat menghubungi Suryajaya Teknotama untuk informasi ketersediaan dan kebutuhan proyek.